Pangabdian Masyarakat kepada Pasien yang sedang berobat di Puskesmas
Dibuat oleh
Dr. apt Sri Teguh Rahayu, M. Farm
Lokasi
D Puskesmas Kecamatan Senin Jakarta Pusat
Dipublikasikan
24 May 2026 07:56
Deskripsi Kegiatan
📸 Klik untuk memperbesar gambar
1. Judul kegiatan
Judul kegiatan disimpan secara terpisah dan tidak ditampilkan dalam dokumen ini sesuai ketentuan penyimpanan data.
2. Latar belakang
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Bahan Kimia Obat (BKO) yang dilarang penggunaannya pada sediaan jamu. Di masyarakat masih ditemukan praktik penambahan BKO pada jamu yang beredar, sehingga berpotensi menimbulkan efek merugikan pada organ-organ penting pada konsumen jamu ber-BKO. Kebutuhan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan pasien puskesmas mengenai risiko BKO menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini.
3. Tujuan kegiatan
- Menyampaikan informasi dan edukasi tentang bahaya Bahan Kimia Obat dalam sediaan jamu kepada pasien yang datang ke Puskesmas Kecamatan Senin.
- Meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap adanya BKO dalam jamu tradisional.
- Mengumpulkan data awal mengenai tingkat pengetahuan pasien terkait keberadaan obat kimia pada jamu melalui kuisioner.
4. Pelaksanaan kegiatan
Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Mei 2026 pukul 08.30 sampai 12.00 di Puskesmas Kecamatan Senin, Jakarta Pusat, tepatnya pada lantai 2 di area ruang tunggu pelayanan. Tim pelaksana menyiapkan bahan-bahan edukasi berupa leaflet yang memuat penjelasan mengenai BKO dan dampaknya. Penyuluhan disampaikan secara langsung dan interaktif pada saat pasien menunggu obat, giliran pemeriksaan dokter, atau pemeriksaan laboratorium.
Metode penyampaian meliputi paparan materi singkat, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman peserta. Selain itu, tim membagikan leaflet sebagai bahan rujukan dan memberikan kuisioner kepada pasien untuk melihat dan mengumpulkan informasi mengenai tingkat pengetahuan mereka terkait adanya obat kimia dalam sediaan jamu.
5. Partisipan dan pihak terlibat
- Tim pelaksana pengabdian masyarakat:
- Dr. apt Sri Teguh Rahayu, M. Farm
- Rizqia Rahmah, S.Farm
- Maya Puspitasari, S.Farm
- I Gusti Agung Putri M, S.Farm
- Faiza Fajria Jufri, S.Farm
- Najwa Syah Nabila, S.Farm
- Lokasi pelaksanaan: Puskesmas Kecamatan Senin, Jakarta Pusat (lantai 2, area ruang tunggu pelayanan).
- Target penerima informasi: pasien puskesmas yang sedang menunggu obat, pemeriksaan dokter, atau pemeriksaan lab.
6. Hasil kegiatan
Hasil pelaksanaan yang terdokumentasi meliputi kegiatan edukasi langsung dan distribusi materi informasi. Secara rinci, keluaran kegiatan adalah sebagai berikut:
- Penyuluhan langsung mengenai bahaya BKO pada jamu kepada pasien di ruang tunggu lantai 2 Puskesmas Kecamatan Senin.
- Penyampaian materi secara interaktif yang mencakup diskusi dan sesi tanya jawab antara tim pelaksana dan peserta.
- Pendistribusian leaflet edukatif yang berisi penjelasan tentang BKO dan potensi efek terhadap organ penting pada konsumen jamu ber-BKO.
- Pemberian kuisioner kepada pasien sebagai instrumen untuk memperoleh gambaran awal tentang tingkat pengetahuan mengenai keberadaan obat kimia dalam jamu.
Kuisioner diserahkan untuk dikumpulkan sebagai bahan analisis lebih lanjut terkait tingkat pengetahuan pasien. Dokumentasi pelaksanaan menunjukkan bahwa metode interaktif digunakan untuk memfasilitasi komunikasi langsung antara tim dan pasien.
7. Kendala dan solusi
Dalam informasi yang tersedia tidak tercantum kendala operasional spesifik selama pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu, bagian ini mencatat keterangan bahwa tidak ada kendala yang dilaporkan pada dokumen sumber yang diserahkan untuk pembuatan dokumentasi ini.
8. Evaluasi pelaksanaan
Berdasarkan jalannya kegiatan, pelaksanaan sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan: kegiatan berlangsung pada waktu dan lokasi yang direncanakan, materi edukasi disampaikan menggunakan leaflet serta metode interaktif, dan kuisioner digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Interaksi langsung dengan pasien di ruang tunggu memungkinkan penyampaian informasi secara tepat sasaran kepada pengguna layanan Puskesmas.
Evaluasi menggarisbawahi bahwa pemilihan waktu dan lokasi—yaitu di sela waktu pasien menunggu obat atau pemeriksaan—memberi kesempatan untuk menjangkau penerima manfaat tanpa mengganggu alur pelayanan. Penggunaan media cetak (leaflet) dan sesi tanya jawab mendukung penyampaian pesan edukatif.
9. Rekomendasi tindak lanjut
- Melakukan pengolahan dan analisis data kuisioner untuk memperoleh gambaran kuantitatif tentang tingkat pengetahuan pasien terhadap BKO dan merumuskan strategi edukasi selanjutnya.
- Melanjutkan penyuluhan secara berkala di fasilitas pelayanan kesehatan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya BKO pada jamu.
- Mengoptimalkan distribusi materi edukasi (leaflet) dan mempertimbangkan penggunaan media informasi tambahan sesuai kebutuhan dan kapasitas lokasi layanan.
- Mempertahankan metode interaktif (diskusi dan tanya jawab) karena teknik ini sesuai dengan konteks pelayanan dan memungkinkan klarifikasi langsung atas pertanyaan pasien.
10. Kesimpulan
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026 di Puskesmas Kecamatan Senin, Jakarta Pusat, terlaksana sesuai rencana. Tim yang terdiri atas Dr. apt Sri Teguh Rahayu, M. Farm, dan lima apoteker (S.Farm) menyampaikan materi edukasi tentang bahaya Bahan Kimia Obat dalam sediaan jamu melalui penyuluhan interaktif, distribusi leaflet, dan pemberian kuisioner kepada pasien. Informasi awal yang dikumpulkan melalui kuisioner akan menjadi dasar tindak lanjut untuk evaluasi dan perencanaan kegiatan edukasi lanjutan. Dokumen ini merekam proses dan keluaran kegiatan sesuai data yang tersedia.
Dokumentasi Terkait
Lihat Semua
Pangabdian Masyarakat kepada Pasien yang sedang berobat di Puskesmas
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Bahan Ki...
Pengabdian Masyarakat Dosen Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) UEU bersama mahasis...
Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan edukasi bagi civitas Universitas Esa Unggul mengenai aspek...
Kuliah Tamu Mengenai Pemanfaatan Herbal Untuk Penyakit kronis
Seiring dengan meningkatnya prevalensi penyakit kronis di masyarakat, kebutuhan akan solusi kesehata...
Webinar Internasional-Pharmaceutical Care for Older People and the Use, Benefits, and Concerns of Herbal and Dietary Supplements.
Webinar Internasional-Pharmaceutical Care for Older People and the Use, Benefits, and Concerns of He...
Pengabidan Kepada Masyarakat-Sosialisasi dan Edukasi Bahaya Vape Bagi Kesehatan Remaja
Pengabdian Kepada Masyarakat. Meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan di kalangan remaja...
Rapat Evaluasi dan Sikronisasi Kurikulum OBE tahun 2026
Rapat Evaluasi dan Sikronisasi Kurikulum OBE tahun 2026. Meningkatkan kualitas dan relevansi kurikum...
Informasi Dokumentasi
Pembuat
Dr. apt Sri Teguh Rahayu, M. Farm
Tanggal
24 May 2026
07:56
Update
14 August 2026
oleh Admin
Views
57
total penayangan